Jumat, 18 Februari 2011

Enjoying Assignment

Gue cukup kaget ketika waktu-waktu awal masuk jurusan arsitektur. Banyak hal yang gue tidak perkirakan saya dapatkan ketika masuk ke jurusan ini. Hal-hal seperti waktu tidur yang kurang (padahal waktu SMA gue kelebihan waktu tidur...); dan tugas yang datang bertubi-tubi dan butuh waktu berjam-jam untuk mengerjakannya (padahal waktu SMA cukup datang pagi dan liat punya temen...). Kombinasi kedua hal ini, banyak tugas yang menimbulkan stress, dan waktu tidur yang kurang, menimbulkan suatu kondisi pada diriku yang membuat tubuhku tidak mampu menahan suatu rasa yang menggebu-gebu untuk mengeluarkan sesuatu dari tubuhku. Singkatnya, gue sakit mencret, alias sakit perut, alias sering boker. Sebenarnya sih, gue menikmati waktu-waktu dimana gue sedang boker, yang nggak berhasil gue nikmati adalah fase dimana gue harus mengerjakan tugas.

Yah, tugas itu masalah deadline. Deadline itu masalah waktu. Deadline bisa dianggap seekor singa yang sedang berlari kearah kita seiring jalannya waktu. Nah, sebenarnya kita ini adalah seorang prajurit. Saat singa itu berlari kearah kita, kita sebagai prajurit dihadapkan pada suatu pilihan. Dikanan kita ada baju perang, pedang, dan foto vj Franda. Dengan pedang dan baju perang, tentu kita bisa bersiap diri untuk melawan singa itu. Dengan melihat foto VJ Franda, tentu kita bisa menambah semangat dan motivasi kita untuk melawan singa itu (VJ Franda i love yuuuuu... :* ). Tapi masalahnya, disebelah kiri kita terdapat sebuah laptop. Dan seringkali kita sebagai prajurit, lebih memilih untuk berjalan kearah kiri, kearah laptop.

Setelah laptop ditangan, mulailah kita buka twitter, menikmati tweet-tweet teman sependeritaan kita yang juga sedang dikejar singa. Dengan melihat tweet-tweet itu, kita semakin mengeluh dengan keberadaan si singa, dan marah-marah sendiri, tanpa sadar singa semakin dekat. Setelah buka twitter, kita buka facebook, lalu update status, "aduh gue dikejar singa, hello kitty tolong akuuu...".. Setelah itu, kita pantengin tuh laptop nungguin comment-comment berhamburan dari teman seperjuangan kita lagi, dan kita kembali mengeluh dengan keberadaan singa, dan tanpa sadar kita sudah semakin dekat dengan si singa.

Yah, tinggal menunggu waktu saja dimana singa sudah mulai terlihat dipandangan mata, dan kita mulai kelimpungan dan bingung apa yang harus dilakukan. Yak, seperti itulah gue. Gue rasa gue terlalu banyak mengeluh dan minim dalam bertindak. Dan sekarang, lagi banyak juga singa-singa yang ngejar gue. Gue rasa sudah saatnya gue stop menengok kekiri, stop mengeluh, dan lebih baik gue mulai berjalan kearah kanan, bersiap-siap dengan peralatan perang saya, dan mulai melihat foto VJ Franda (VJ Franda i love yuuuuuuuuuu... :* ).

Dan sekarang saatnya belajar mengetahui betapa berharganya waktu. Ambil, dekap, dan nikmati setiap saatnya. Tidak ada waktu untuk berpangku tangan, tak ada yang ditunda untuk dilakukan, jangan menunggu hari esok untuk sesuatu yang bisa kau lakukan hari ini. Masalah datang bukan untuk dihindari, tapi untuk dihadapi, dan mengeluh tidak menguatkan, tapi menjatuhkan..

So, udah ah nulisnya, saya buat tugas dulu.. CU.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar